Buffon Sama Dengan Lev Yashin

drbola.com – Nama dari salah satu penjaga gawang terbaik yang ada di dunia saat ini, yakni Gianluiggi Buffon, mendapatkan suatu sanjungan yang besar dari ayahnya.

Kiper andalan bagi I Bianconerri tersebut di nilai oleh sang ayah bahwa ia memiliki gaya permainan yang sama sekali dengan apa yang telah di miliki oleh Penjaga gawang lengedaris dunia yang berasal dari Uni Soviet pada era 1960-an, bernama Lev Yashin.

Jika di lihat dari umur yang telah di miliki oleh Buffon, usianya yang 38 tahun sudah di bilang tidak muda lagi bagi dunia sepak bola. Walaupun seperti itu, usia yang sudah senja tersebut bukanlah suatu hal yang menjadi penghalang bagi seorang Buffon untuk dapat bisa terus menunjukan penampilan yang impersif.

Terlihat dari pertandingan di kala Juventus FC mendapatkan kemenangan tipis 1-0 atas lawanya Olympique Lyon pada pertandingan lanjutan babak penyisihan Grup H Liga Champions, di mana ia sukses tampil sebagai seorang pahlawan untuk I Bianconerri.

Di pertandingan tersebut Gigi (nama sapaan untuk Buffon) ia berhasil menahan akan tendangan penalti yang di lesatkan oleh striker andalan dari Lyon, Alexandre Lacazette melalui titip penalti, dan dua buah peluang emas dari Corentin Tolisso dan Nabil Fekir.

Banyak yang memberikan pujian atas performa yang telah di perlihatkan oleh Buffon, termasuk sang ayah yang bernama Adrian Buffon, yang menyebutkan bahwa anaknya bermain seperti Lev Yashin.

“Pada saat ia menhalang tendang dari Fekir, ia bermain sepeti di saat ia masih berusia 20 tahun.” Kata Adrian Buffon, seperti yang telah di beritakan oleh La Gazzetta dello Sport.

“Pada saat ia dalam posisi terjatuh untuk mendapatkan bola, ia mengingatkan saya kepada salah satu kiper legendaris dunia yang berasal dari Uni Soviet, Lev Yashin.” Tambahnya.

Yashin adalah penjaga gawang yang sangat di andalkan oleh Uni Soviet untuk periode 1954 sampai 1974, namanya menjadi sangat hebat di kala ia sukses membantu negeranya untuk memenangkan Piala Dunia tahun 1960, dan mendapatkan mendali emas Olimpiade tahun 1956.

Ia juga merupakan sosok kiper yang hanya satu-satunya berhasil mendapatkan gelar pemain terbaik dunia (Ballon d’Or) di tahun 1963.